BAGIAN TIGA
- Alicia
Diculik?! -
“
ALICIAAAAAAAAAAAA…………” teriak George.
“
Georgeee?!” sahut yang lain.
George hanya
menggeleng. Ia sangat kesal pada dirinya yang tidak bisa menyelamatkan Alicia.
Shiki juga merasakan hal yang sama.
“ Ukh!
APA-APAAN ITU, SHIKI?!” bentak George.
“ A-aku juga gak tahu,”
“ Black Shadow,” lirih Thady.
“ A-aku juga gak tahu,”
“ Black Shadow,” lirih Thady.
Siapakah
Black Shadow itu? Apa maksudnya menculik Alicia di saat drama sekolah? Kenapa
harus Alicia?? Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang terlintas di pikiran
mereka. Tetapi tetap saja tidak tahu apa jawabannya.
“ Alicia….”
lirih George.
“ Jangan
payah!” bentak Steve.
“ Steve?”
“ Kita pasti
bisa menyelamatkan Alicia,” sahut Misha.
“ Membongkar
rahasia,” timpal Karen.
“ Dan
menangkap,” balas Michi.
“ Black
Shadow!” kompak Danny dan Linguene.
“ Karena
kita..” seru Harmony.
“ UIPMC
Club!” seru Key.
“ Benarkan,
George?” sahut Thady sambil mengulurkan tangannya.
“ Hah.. ha..
Masa’ gua diajarin ama lu pada.” George sambil meraih tangan Thady.
“ Ayo! Kita
selamatkan Alicia!”
.
.
“ Bolehkah
aku ikut?”
“ Shiki?”
“ Aku
sebagai ketua OSIS yang menyelenggarakan opera ini juga merasa bertanggung
jawab, izinkan aku untuk membantu kalian!” sahut Shiki yakin.
“ Baiklah..”
Mereka
kembali dengan kasus baru, yakni Black Shadow. Bersama dengan anggota baru,
Tsukishima Shiki, mereka akan memecahkan masalah yang sama sekali berbeda
dengan biasanya. Tanpa sepucuk surat, tanpa petunjuk, mereka harus
menyelamatkan Alicia.
Mereka
segera mengambil alat penyelidik yang mereka punya. Dan kemudian melihat-lihat
sekitar TKP.
“ Fuahhhh…
Gak ada petunjuk!” keluh Karen.
“ Kita harus berusaha lebih teliti lagi,” sahut Misha.
“ Alicia sedang membutuhkan bantuan kita, kita harus segera menolongnya,” jelas Michi.
“ Itu benar, Karen-chan,” timpal Harmony.
“ Y-YOOSSHHHH! Kita harus berusaha..” seru Karen.
“ Kita harus berusaha lebih teliti lagi,” sahut Misha.
“ Alicia sedang membutuhkan bantuan kita, kita harus segera menolongnya,” jelas Michi.
“ Itu benar, Karen-chan,” timpal Harmony.
“ Y-YOOSSHHHH! Kita harus berusaha..” seru Karen.
“ Test,
Harap semua siswa pulang ke rumah. Selama 2 hari kedepan sekolah diliburkan,
repeat,” ucar Principal.
“ Sekolah
diliburkan?” heran George.
“ Karena ada kejadian ini, harus diselidiki lebih lanjut,” sahut Shiki.
“ Karena ada kejadian ini, harus diselidiki lebih lanjut,” sahut Shiki.
Hari sudah
mulai malam. Sekolah juga sudah mulai sepi. Tetapi semangat mereka belum juga
padam. Mereka memutuskan untuk menginap di sekolah. Tentu saja Shiki juga ikut.
Semua perlengkapan mereka sudah tersedia di ruang klub.
Tak terasa
hari sudah mulai tengah malam. Semua juga sudah terlihat kelelahan. Terkecuali
Shiki dan
George. Tetapi sebagai ketua, George harus mengerti kondisi
anggotanya dan memutuskan untuk melanjutkannya besok.
Cute team
sudah menyiapkan futon untuk tidur. Yang lain sudah tertidur dengan lelap.
Kecuali George, Thady dan Shiki.
“ Ehm..”
George terbangun dari tidurnya.
“ Daijobu desu ka?” sahut Thady.
“ No problem.” sahutnya kemudian pergi.
“ Daijobu desu ka?” sahut Thady.
“ No problem.” sahutnya kemudian pergi.
Ia bingung
harus melakukan apa. Apakah Alicia baik-baik saja disana? Ataukah??
George
berjalan sendirian di tengah gedung
opera. Perasaannya tercampur aduk. Entah apa yang dipikirkannya saat ini.
Kesal, marah, takut. . . .
Ia duduk di
bangku opera. Melihat ke arah panggung. Sama seperti pertama kali bertemu Black
Shadow. Ia membayangkan saat dimana Shiki mulai mendekatkan wajahnya pada
Alicia. Perasaannya pun kembali bergejolak, tetapi ia harus bisa mengatasinya.
Kemudian
George berjalan pelan kearah panggung. Memperhatikan dengan saksama. Kembali
mengingat saat-saat dimana Alicia dibawa oleh Black Shadow.
.
.
.
“ !!”
TAP.. TAP... TAP..
“ George,”
sahut seorang laki-laki dari pintu depan.
“ Thady?”
“ Thady?”
Ia melihat
ekspresi yang tidak biasa dari Thady. Serius. Bersama dengan Shiki di
belakangnya.
“ Shiki?”
“ Aku punya
petunjuk,” sahut Thady kemudian mengajak George dan Shiki naik ke atas panggung.
Apa arti
dari semua ini, Thady Kurokawa?
-To be continue-
Salam " Author"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar